Pengertian Wawancara, Jenis-Jenis dan Tahapannya
Apa itu wawancara? Yuk, kenali dan pahami pengertiannya, jenis-jenis, serta tahapannya. Ada juga panduan pertanyaannya yang baik dan benar, loh!
—
Apakah kalian pernah menanyakan sesuatu kepada seseorang?
Seperti : “Bagaimana cara membuat sate?” atau “Mengapa bapak memilih menjadi polisi?”
Kalau pernah berarti kalian sedang melakukan wawancara. Yuk kita cari tahu tentang wawancara!
Pengertian Wawancara
Wawancara adalah kegiatan tanya jawab dengan seseorang untuk mendapatkan keterangan, pendapat, atau informasi tentang berbagai hal.
Kegiatan wawancara bisa dilakukan untuk mendapatkan jawaban atas peristiwa yang terjadi atau untuk mencari tahu informasi penting.
Dalam wawancara ada yang disebut dengan pewawancara dan narasumber. Pewawancara adalah orang yang mewawancarai atau mengajukan pertanyaan. Sedangkan narasumber adalah orang yang diwawancarai atau menjawab pertanyaan.
Baca Juga: Apa Itu Ide Pokok? Ini Ciri-Ciri, Cara Menentukan, & Contoh
Jenis-Jenis Wawancara
Secara umum, berdasarkan cara pelaksanaannya, wawancara terbagi menjadi tiga jenis yaitu:
1. Wawancara Terstruktur
Jenis pertama dari wawancara adalah wawancara terstruktur atau terpimpin, di mana semua pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan sudah dipersiapkan secara rinci dan lengkap.
2. Wawancara Tidak Terstruktur
Sesuai namanya, wawancara tidak terstruktur adalah kebalikan dari wawancara terstruktur, di mana pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bersifat terbuka. Jenis ini juga biasa disebut wawancara bebas sebab pewawancara dapat menanyakan apa saja kepada narasumber.
Akan tetapi, yang perlu dijadikan catatan adalah pertanyaan-pertanyaan tersebut tetap relevan dengan kebutuhan data agar wawancara masih bisa terkendali.
3. Wawancara Bebas Terpimpin
Jenis terakhir dari wawancara adalah wawancara bebas terpimpin, yaitu gabungan dari kedua jenis wawancara sebelumnya, di mana pewawancara tetap menyiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan namun secara garis besarnya saja.
Tahapan Wawancara
Saat kamu akan melakukan wawancara perhatikan tahapan berikut agar wawancara dapat berjalan dengan lancar:
1. Tahap Persiapan
Dalam tahap persiapan wawancara, tentukan tujuan atau topik serta informasi apa yang ingin digali ketika wawancara terlebih dulu. Jika Anda melakukan wawancara terstruktur, maka persiapkan juga daftar pertanyaan untuk ditanyakan pada narasumber nantinya.
Setelah itu, sebaiknya Anda juga menghubungi narasumber terlebih dulu dan menentukan jadwal dilakukannya wawancara tersebut beserta hal teknis lainnya.
2. Tahap Pelaksanaan
Tahap kedua wawancara adalah pelaksanaan. Sebagai pewawancara yang baik, bukalah sesi wawancara dengan salam dan pastikan Anda juga mengedepankan tata krama serta sopan santun.
Setelah itu, kamu dapat menjelaskan secara singkat mengenai tujuan wawancara lalu mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Rekam atau catatlah jawaban narasumber dengan seksama, hindari untuk meminta narasumber mengulangi jawabannya.
Baca Juga: Paragraf: Pengertian, Jenis, Ciri, Unsur, Syarat, & Contoh
Kata Tanya ADiKSiMBa dalam Wawancara
Ohh iya saat melakukan wawancara gunakan kata tanya yang tepat ya! Kamu dapat menggunakan kata tanya berikut sebagai panduan saat mengajukan pertanyaan;
1. Apa
Apa digunakan untuk menanyakan hal atau peristiwa yang terjadi.
Contoh: Apa yang terjadi di sana?
2. Di mana
Di mana digunakan untuk menanyakan tempat terjadinya peristiwa.
Contoh: Di mana kecelakaan itu terjadi?
3. Kapan
Kapan digunakan untuk menanyakan waktu terjadinya peristiwa.
Contoh: Kapan kecelakaan itu terjadi?
4. Siapa
Siapa digunakan untuk menanyakan orang yang terlibat dalam peristiwa.
Contoh: Siapa saja korban kecelakaan tersebut?
5. Mengapa
Mengapa digunakan untuk menanyakan alasan atau sebab peristiwa.
Contoh: Mengapa kecelakaan itu bisa terjadi?
6. Bagaimana
Bagaimana digunakan untuk menanyakan proses atau keadaan terjadinya peristiwa.
Contoh: Bagaimana kondisi para korban kecelakaan?
Kata tanya tersebut bisa kita singkat menjadi ADiKSiMBa (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, dan Bagaimana).
Contoh Wawancara
Sekarang kita simak contoh wawancara berikut yuk!
Ari: Selamat siang, Ana
Ana: Selamat siang juga, Ari. Ada yang bisa aku bantu?
Ari: Ada beberapa hal yang ingin kutanyakan tentang cita-cita
Ana: Silakan
Ari: Cita-citamu ingin jadi apa?
Ana: Aku ingin menjadi polwan
Ari: Apa alasannya?
Ana: Polisi itu keren. Mereka berani menangkap penjahat dan melindungi orang yang lemah
Ari: Apa kamu tidak takut kalau nanti bertemu orang jahat setiap hari?
Ana: Semua pekerjaan ada risikonya. Demi melindungi masyarakat, aku tidak takut.
Ari: Apa ada keluargamu yang berprofesi sebagai polisi?
Ana: Ya. Ayahku seorang polisi. Dia banyak melindungi masyarakat dan selalu bercerita tentang pekerjaannya.
Ari: Menurutmu, memiliki cita-cita itu penting atau tidak?
Ana: Tentu saja penting. Kita jadi termotivasi belajar dan berusaha untuk meraih cita-cita yang diinginkan. Seperti ayahku yang berusaha menjadi polisi adil.
Ari: Wah, mulia sekali. Terima kasih atas informasinya
Ana: Sama-sama
—
Kalian boleh coba juga ya, mewawancarai teman atau narasumber lainnya. Ingin belajar lebih dalam? Yuk, belajar materi matematika lainnya di Alta School! Tetap semangat ya!
Sumber artikel:
info.populix.co/articles/wawancara-adalah
mamikos.com/info/contoh-wawancara-singkat-dengan-teman-dan-cara-membuatnya-pljr/